Tampilkan postingan dengan label INFO OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

MITSUBISHI XM CONCEPT

MITSUBISHI XM Concept

Info Konsep


Info Desain Eksterior


Info Desain Interior



video



LOGO MITSUBISHI

Konsep Suzuki Baleno RS

Konsep Suzuki Baleno RS

Heran, sekarang pabrikan gemar sekali melabeli model biasanya yang punya performa biasa dengan embel - embel RS.

Kalau Porsche 911 GT3 RS, Audi RS6, Ford Focus RS, Renault Megane RS dan Honda Jade RS sih masih sangat cocok, tapi coba, apa Honda Jazz RS, Mobilio RS dan Brio RS yang konon kabarnya sebentar lagi meluncur punya performa dan gengsi seperti mobil-mobil RS yang lain ?

Silakan jawab sendiri.

Entah ada apa dengan emblem RS yang bisa menyihir pabrikan mobil, tapi bagaimana dengan Suzuki?

Pasalnya, mereka menampilkan konsep Suzuki Baleno RS di Auto Expo 2016 India yang berlangsung saat ini.

Jadi apa mobil ini sebenarnya?

Menurut Maruti Suzuki, konsep Baleno RS dibuat untuk menunjukkan bagaimanakah hot hatchback yang cocok untuk pasar India.

Wajah mobil ini dibuat lebih meyakinkan dengan lip spoiler bumper depan, mesh grille baru dan hal - hal perintilan lainnya.

Jika hot hatchback lain kebanyakan menjadi makin ceper demi stabilitas yang lebih baik, maka Baleno RS tidak mengalami pemendekan ground clearance.

Adalah mesin 1.000 cc 3 silinder BoosterJet bertenaga 115 PS dan torsi 175 Nm yang bakal menjadi senjatanya, dipadukan dengan transmisi CVT.


Source : Hillarius Satrio


SUZUKI


Ini Kelebebihan dan Kekurangan PertaliteIni Kelebebihan dan Kekurangan Pertalite

Ini Kelebebihan dan Kekurangan Pertalite

Nama Pertalite belakangan sedang naik daun. Pasalnya, pertalite disebut-sebut akan menggantikan posisi Premium sebagai bahan bakar minyak (BBM) primadona masyarakat.

Sebenarnya, apa itu Pertalite, dan apa kelebihan dan kekurangannya ?

Pertalite sendiri merupakan bahan bakar minyak yang belum lama ini diproduksi dan dipasarkan oleh Pertamina.

Dengan kadar Research Octane Number (RON) yang mencapai 90, Pertalite dihadirkan sebagai varian baru gasoline bagi konsumen para pengguna kendaraan bermotor yang menginginkan bahan bakar minyak yang bisa menghasilkan pembakaran yang jauh lebih baik bagi mesin kendaraan.

Pertamina sendiri secara resmi mendistribusikan bahan bakar jenis baru ini medio Juli 2015 ke beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Secara resmi, Pertalite dibandrol Rp8.400 per liternya.

Atau dengan kata lain sedikit lebih mahal dibanding BBM jenis Premium, dan sedikit lebih murah dari Pertamax.

Banyak pro dan kontran di masyarakat yang mengiringi kehadiran BBM jenis baru ini.

Apalagi, Pertalite diproduksi untuk menghapus premium secara bertahap, sehingga pada 2017 diprediksikan taka da lagi SPBU yang menjual premium.

“Hal ini sesuai dengan instruksi menteri ESDM yang memberikan tenggat waktu dua tahun kepada Pertamina untuk menghapus jenis premium RON 88,” ujar Edi Rangkuti, pengurus Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) kepada OLX Indonesia, Selasa 8 September 2015.

Ia menjelaskan, Pertalite merupakan jenis bahan bakar yang dihasilkan dari proses penambahan zat aditif dalam pengolahannya.

Oleh karena itu, BBM jenis ini direkomendasikan untuk jenis kendaraan yang telah menggunakan tekhnologi yang setara dengan Catalytic Converters (pengubah katalik) dan Electronics Fuel Injection (EFI).

Meskipun harganya lebih mahal disbanding Premium, menurut Eri, secara kualitas Pertalite lebih baik dari Premium. Ada beberapa keunggulan BBM jenis baru ini.

Yang utama tentu saja kadar oktan Pertalite yang lebih tinggi dari Premium.

Dengan kadar oktan yang lebih tinggi tersebut, kendaraan yang menggunakan Pertalite akan menghasilkan pembakaran mesin yang jauh lebih optimal.

Selain itu, BBM jenis Pertalite ini lebih bersih, sehingga mesin kendaraan pun lebih terjaga kebersihannya.

Dengan begitu, kendaraan pun akan lebih tahan lama dan tak mudah rusak. “Pertalite juga memiliki kandungan yang ramah lingkungan dan jauh lebih baik dari Premium,” ujarnya.

Meskipun begitu, Komaidi Notonegoro, pengamat migas  dari ReforMiner Institute berpendapat masih ada kekurangan yang dimiliki Pertalite.

Yaitu tidak banyaknya jenis kendaraan yang bisa memakai jenis baru BBM ini.

Sebab, tambahnya, kebanyakan jenis kendaraan yang digunakan oleh masyarakat saat ini sudah memiliki spesifikasi minimum RON 91-93. “Sebenarnya untuk bahan bakar sendiri, Pertamax adalah spek minimun syarat pengisian bahan bakar mobil keluaran saat ini,” ujarnya.

Dengan nilai RON 90-91 Pertalite tentu tidak dapat dijadikan bahan bakar pengganti untuk kendaraan yang memang diharuskan menggunakan bahan bakar RON 92 sebagai bahan bakar utamanya.

Padahal, tegasnya, jenis kendaraan yang menggunakan bahan bakar dengan nilai RON 91-93 adalah kendaraan-kendaraan yang umum digunakan masyarakat sperti Avanza, Xenia, Innova, Honda Jazz, Ertiga, dan lain sebagainya.

“Banyak yang menilai Pertalite ini hanyalah solusi yang cocok untuk para pengguna kendaraan yang suka mencampurkan bahan bakar Premium dan Pertamax untuk kendaraannya,” jelasnya.

Komaidi pun menyayangkan pemerintah yang tidak melakukan survei lebih jauh tentang berapa tepatnya angka oktan yang diperlukan di Indonesia. Dengan survei yang komprehensif, pemerintah bisa menentukan angka oktan yang tepat berdasarkan mayoritas kendaraan.

“Saya pikir sah-sah saja dengan Pertalite RON 90 ini, namun harus didukung oleh survei yang komprehensif, ujarnya. “Zaman dulu itu memerlukan angka oktan berapa berdasarkan survei, dan ketika itu ada Lemigas yang melakukan survei tersebut.”

Source : OLX

Bahaya Mengoplos dan Gonta Ganti Bahan Bakar

Bahaya Mengoplos dan Gonta Ganti Bahan Bakar

Banyak cara dilakukan untuk mengirit penggunaan bahan bakar.

Misalnya dengan mengoplos atau mencampur bahan bakar oktan 92 dengan 88 (BBM bersubsidi) agar memenuhi standar pabrik. Pada umumnya, produk mobil sekarang menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan di atas 88 (Premium atau bensin), bahan bakar yang harganya masih disubsidi oleh pemerintah.

Agar lebih irit, banyak pengemudi yang mencampur bahan bakar bersubsidi itu dengan yang non-subsidi. Cara mencampurnya: beli separuh Premium dan separuh Pertamax di saat yang bersamaan.

Kepala Mekanik dari Bengkel Mobil Metro Service, Hidayat Gareng mengatakan, mencampur bahan bakar sebaiknya tidak dilakukan. Setiap kendaraan memiliki rasio kompresi yang berbeda.

Jika kompresi semakin besar, sebenarnya penggunaan bahan bakar bisa lebih hemat.

Dia menegaskan, tidak semua bensin akan cocok dengan mesin berkompresi tinggi.

Patokannya terletak pada bilangan oktan atau Research Octane Number (RON). Semakin rendah RON, maka bensin tersebut semakin cepat terbakar.

Sebaliknya, semakin tinggi oktan, maka bensin akan semakin lama terbakar.

Sebagai gambaran, untuk mobil dengan rasio kompresi 7-9:1 disarankan menggunakan bahan bakar berjenis RON 88 atau sekelas Premium.

Untuk mobil dengan rasio kompresi 9-10:1 maka bahan bakar yang dianjurkan minimal RON 92 atau Pertamax. Sedangkan untuk kendaraan dengan kompresi 10-11:1, minimal menggunakan bensin jenis RON 95.

Rasio kompresi ini bisa dilihat pada spesifikasi kendaraan. Atau setidaknya, bisa ditanya pada gerai penjualan.

Lalu apa dampaknya jika bahan bakar dicampur?

“ Tentu akan berpengaruh terhadap sistem pembakaran karena mobil sudah di-desain untuk menggunakan oktan yang sesuai dengan pembakarannya, ” ujar Hidayat.

Apalagi, kata dia, mobil - mobil baru saat ini sudah mengadaptasi teknologi Electronic Control Unit (ECU).

Salah satu fungsinya menghitung semburan bahan bakar dan sistem pengapian di ruang bakar.

Gara - gara mencampur bahan bakar, bisa menyebabkan ECU mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan.

“ Saran Saya sebaiknya tidak usah dicampur karena mobil yang sudah menggunakan sistem komputerisasi akan menghitung kadar oktan minimal agar sesuai dengan pembakaran, ” terang dia.

Jika pengoplosan tetap dilakukan, Hidayat menegaskan, dalam jangka pendek memang tidak begitu terasa. Namun, jika dilakukan terus - menerus, bisa berakibat mesin mudah panas karena kadar oktan yang tidak sesuai sebagai akibat kerja mesin yang meningkat.

“ Selain itu bisa juga seal klep menjadi kaku dan suka bocor oli dari klepnya, ” katanya, sambil menambahkan, “Ada kemungkinan usia mesin akan menurun.”

Kendati demikian, jika ada yang membandel tetap ingin mencampur bahan bakar, Hidayat menyarankan agar berhati - hati.

Pastikan tidak di bawah tingkat kompresi yang sudah diatur oleh produsen. Misal, kalau harusnya berbahan bakar Pertamax Plus, jangan mencampur Premium dengan Pertamax.

Sebab hasilnya tetap akan di bawah standar yang telah ditetapkan.

Biasanya, kata dia, perbandinganya 1:2. Jika mengisi Premium sebanyak 10 liter, mestinya Pertamax 20 liter.

Tapi ingat, mobil yang mengkonsumsi bahan bakar seperti ini harus rajin dibersihkan untuk menghilangkan sisa bahan bakar campuran yang mengendap.

“ Minimal dilakukan setiap menempuh jarak 15.000-20.000 kilometer agar kotoran di ruang bakar bisa dibersihkan, ” ujarnya.

Source : OLX

Akhirnya All New Pajero Sport Diluncurkan Di Indonesia

Akhirnya All New Pajero Sport Diluncurkan Di Indonesia

Persaingan antar Triple Cabin SUV pada tahun ini nampaknya semakin panas, meskipun banderol mobil di kelas ini sudah semakin fantastis dengan harga setengah milyar.

Sebagai suksesor Pajero Sport generasi pertama [ di indonesia ], maka tentu All New Pajero Sport diharapkan bisa sesukses generasi awal.

Menggusung tema “ A Vision To Explore ”, pertama melihat sosoknya memang sudah berbeda aliran dengan All New Fortuner yang tampil apa adanya.

All New Pajero Sport nampak kental nuansa city sleeker dengan wajah dynamic shield plus chromium sehingga kami agak merasa ia menjadi feminim. Soal ban, All New Pajero Sport ditunjang dengan velg 16 inchi untuk Exceed, GLX dan velg 18 inci untuk tipe Dakar.

Seperti biasa di headlampnya tersimpan aji - ajian xenon lamp dengan projector lens, LED DRL plus washer… fitur yang sudah lama ada di Pajero Sport lawas.

Melihat tampilan belakang, kita menemukan taillamp fenomenal dengan bentuk yang agak sulit dicerna. Namun positifnya taillamp sudah mengadopsi LED bar seperti mobil eropa sehingga menambah kesan premium.

Menyinggung konsep desain sebagai “ Stylish & Comfortable Offroad SUV ”, mobil ini punya 4 karateristik utama : High Quality Design, Quality Comfortable Cabin, Superior Performance, Innovation dan Convenience.

Menilik interior maka kita dapat menjumpai beberapa fitur yang memang sudah pantas untuk disematkan dalam triple cabin SUV ini.

Kita bisa menemukan seperti tilt and telescopic steering, steering switch control yang mengatur audio, MID dan multi around view monitor control, entertainment system, auto AC dual zone, sunroof dan leather seat.

Mantapnya lagi ada beberapa piranti yang menambah value dari mobil ini seperti multi around view monitor yang bisa melihat 4 penjuru arah, electric parking brake dan keyless operating system plus start stop engine.

Bicara soal mesin mereka menggunakan jenis baru yaitu 4N15 2.4 Liter MIVEC dengan tenaga 181 hp @ 3500 RPM dan torsi 43,8 kgm @ 2500 RPM.

Semakin mulus dengan ditunjang transmisi automatic 8-speed dengan paddle shift plus sport mode.

Fitur keamanan pun juga tak kalah lengkapnya dengan penggunaan ABS, EBD, BA serta ditunjang Active Stability Control, Active Traction Control, Hill Start Assist, Trailer Stability Assist plus dual airbag.


Perihal harga Mitsubishi All New Pajero Sport, mobil ini dibanderol dari harga Rp. 446 juta hingga Rp.623 juta.

Sepertinya tidak percuma ya Mitsubishi mengambil momentum launching sedikit lebih lambat dibanding Toyota untuk yang satu ini.

Ada 4 varian yang dilepas oleh Mitsubishi untuk All New Pajero Sport ini : Exceed 4×2 A/T, GLX 4×2 M/T, Dakar 4×2 A/T dan Dakar 4×4 A/T.

Siapa yang paling rendah?

Adalah Exceed 4×2 A/T dengan banderol Rp.446 juta, selisih harga 17 juta dibandingkan Pajero Sport Exceed lawas.

Exceed sudah menggunakan head unit touchscreen dengan auto AC. Sebagai low spec bersama GLX, model ini masih menggunakan drum brake untuk rem belakang.

HARGA MITSUBISHI PAJERO SPORT

Naik sedikit di atas berikutnya kita menjumpai GLX 4×4 M/T dengan harga Rp.495 juta, sebenarnya ini adalah spesifikasi rendah terlihat dari penggunaan head unit dual DIN biasa dan kontrol AC masih manual.

Namun karena dipersenjatai 4×4 sehingga dia menempati posisi ketiga lebih mahal.

Selanjutnya kita menjumpai Dakar 4×2 A/T dengan banderol harga tipis Rp.496 juta, cukup banyak fitur yang disematkan di Dakar seperti keyless entry, start stop, sunroof, electric parking brake, paddle shift, leather seat, auto AC dual zone, power seat, TFT MID plus head unit touchscreen serupa Exceed.

Oh ya di Dakar sudah disematkan ventilated disc brake untuk rem belakang loh, menurut kami model ini akan menjadi favorit.

Untuk varian teratas tidak lain dan tidak bukan adalah varian Dakar 4×4 A/T dengan harga Rp.623 juta dengan fitur tambahan premium entertainment system, navigasi dan multi around view monitor.

Lalu bagaimana dengan model dengan “ rasa yang dulu pernah ada ”V6 Bensin

Yah varian tersebut tidak diteruskan oleh Mitsubishi, sebenarnya sih keputusan bijak karena semakin rendahnya minat masyarakat akan mobil bermesin V6 bensin.

So bagaimana menurut anda tentang harga tersebut ?


Source : YUDAKUSUMA


Bedah Fitur New Pajero Sport 2016


Generasi baru New Mitsubishi Pajero Sport tentunya hadir dengan segudang fitur baru yang tidak dimiliki oleh model sebelumnya.

Mengingat model lamanya juga sudah memiliki fitur yang cukup lumayan pada masanya, bagaimanakah dengan model 2016 ini?

Mari kita simak...

Pertama kita mulai dari varian Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2016.

Mobil ini telah dilengkapi dengan fitur - fitur baru dari segi keamanan seperti Stability Control, Hill Start Assist, Trailer Stability Assist dan kursi Isofix di bagian tengah.

Sayangnya dari segi kantung udara masih 2 seperti model pendahulunya.

Selain fitur safety, untuk kenyamanan kini kita mendapatkan Electronic Parking Brake, AC digital dengan dual zone yang tidak dimiliki oleh Fortuner, tilt & telescopic steering, 4 buah sensor parkir pada bagian belakang, Keyless Entry dengan Start Stop Engine. lampu depan LED Projection dan LED DRL serta MID baru yang lebih canggih terletak di speedometer.

Sedangkan fitur - fitur lama seperti paddle shifter, sunroof, headlamp washer, rem belakang cakram dan head unit touchscreen dengan navigasi GPS tetap dipertahankan untuk varian Dakar.

Nah untuk varian Dakar 4×4, Mitsubishi memberikan fitur - fitur seperti dial type 4WD selector, terrain mode traction control, all round view camera seperti Nissan X-Trail dan head unitnya menjadi 7 inchi, dimana milik Dakar dan Exceed hanya 6 inchi saja.

Untuk mesin, mesin 4D56 milik Mitsubishi Pajero Sport lama yang sudah dilengkapi dengan VGT diganti dengan mesin 4N15, sehingga tenaga untuk varian Dakar bertambah dari 178 PS menjadi 181 PS, serta torsinya juga ikut terdongkrak dari 350 Nm menjadi 430 Nm.

Perlu diakui bahwa mesin Pajero Sport Dakar lawas sudah  besar tenaganya, sehingga mesin baru ini jadi terlihat biasa saja, tetapi transmisi mobil ini kini menjadi 8 perecpatan otomatis loh, wow!

Bila anda kurang sreg dengan panel kayu yang terlalu mentereng di varian Dakar, di varian Exceed hal tersebut menghilang dan diganti dengan panel piano black yang lebih sedap dipandang mata.

Tetapi center console mobil ini tidak menyambung dengan dashboard mobil sehingga benar-benar terlihat seperti Mitsubishi Strada Triton.

Di varian Exceed improvement yang dilakukan oleh Mitsubishi dibandingkan dengan varian lama tidak banyak.

Mesin masih sama, transmisi kini menggunakan milik Dakar lawas dengan 5 percepatan namun tanpa paddle shifter, sekarang ditambah AC digital milik Mirage, MID baru namun lebih kecil.

Tetapi ada kemunduran yang dialami varian Exceed, karena sekarang varian Exceed tidak lagi dilengkapi dengan jok kulit sebagai standar.

Sedangkan di varian GLX, jangan berharap terlalu banyak. Karena varian ini diperuntukan untuk kebutuhan fleet tambang atau perkebunan sehingga fitur - fitur menjadi minus di varian ini, sebut saja kenop AC model putar, seletor 4WD masih berbentuk tuas, setir tanpa audio control, head unit double din tanpa touch screen tapi sudah bisa memainkan USB, iPod dan MP3, tapi dengan pengurangan - pengurangan fitur tersebut, harga GLX 4×4 bisa terpangkas menjadi 495 juta Rupiah saja.



Source : RIDWAN HANIF



VIDEO










All New Pajero Sport

5 Tips Sederhana untuk Merawat Kendaraan di Musim Hujan

5 Tips Sederhana untuk Merawat Kendaraan di Musim Hujan

Musim penghujan mulai datang, jalanan pun mulai dipenuhi genangan.

Mobil ataupun sepeda motor tentu jadi lebih cepat kotor. Jangan biarkan kendaraan Anda kotor dalam waktu lama, karena dalam jangka panjang, noda bisa merusak bodi kendaraan, bahkan menimbulkan jamur dan karat.


Simak tips merawat kendaraan di musim hujan berikut ini :

1. Cuci Kendaraan Secara Rutin

Air cipratan dari genangan mengandung butiran debu, tanah, dan partikel lain yang bisa menggores cat kendaraan Anda. Setiap kali habis terguyur hujan atau melintasi jalanan becek, siram bagian luar kendaraan dengan air secara merata, sebelum dilap.

Jika punya waktu luang, gunakan sabun khusus kendaraan saat mencuci.



2. Perhatikan Kolong

Bagian kolong mobil dan motor kerap terabaikan. Padahal di sini biasanya lumpur menumpuk.

Jika dibiarkan noda ini akan menggerogoti lantai kendaraan dan berkarat. Gunakan nozzle selang yang bisa diatur tekanan semburannya. Semprot kolong kendaraan dengan air bertekanan untuk merontokkan kotoran.

PERIKSA KOLONG MOBIL


3. Lapisi Komponen Dengan Cairan Khusus

Perhatikan bagian - bagian tersembunyi pada mobil, seperti engsel pintu, sambungan-sambungan bodi, hingga sekrup-sekrup.

Komponen semacam ini paling mudah diserang karat. Sekarang banyak produk cairan pelumas berbahan dasar minyak sintetis dan silikon yang bisa digunakan untuk melapisi komponen sehingga tahan air.


4. Pastikan Wiper Berfungsi

Karet penghapus kaca ( wiper ) juga kerap dilupakan.

Padahal komponen ini perlu rutin diganti. Soalnya, jika sering terjemur sinar matahari, karetnya akan mengeras dan menggores kaca mobil saat dipakai.

Karet yang aus juga akan berkurang kinerjanya sehingga tidak efektif mengusir air pada kaca. Karet wiper sebaiknya diganti setiap 6-12 bulan. Selain karetnya, pastikan air pembasuh kaca selalu terisi.


5. Jaga Ruang Mesin Tetap Bersih

Air dan kotoran dapat dengan mudah masuk ke ruang mesin.

Hal ini bisa menimbulkan tumpukan kotoran yang mengganggu kinerja komponen atau menimbulkan kerusakan. Perhatikan kabel - kabel listrik pada mesin.

Jika terdapat retakan atau kabel yang terkelupas, lapisi dengan selotape khusus kabel listrik, atau segera ganti dengan yang baru. Kabel yang rusak bisa menyebabkan sistem kelistrikan mobil mati jika terkena air.

Cek juga busi mobil, jika sudah terlihat menghitam atau kotor, ganti dengan busi baru. Beberapa bengkel cuci mobil biasanya menyediakan layanan menyeluruh hingga pencucian ruang mesin.

Jaga Ruang Mesin Tetap Bersih


VIDEO TUTORIAL

video



Ford Indonesia Mundur Dari Tanah Air Pada Tahun Ini!

Ford Indonesia Mundur Dari Tanah Air Pada Tahun Ini!

Karena Toyota Fortuner masih baru diluncurkan, tadinya kami ingin melihat spesifikasi Ford Everest untuk menilai kelebihan dan kekurangan masing - masing, dan untuk itu kami melihat situs resmi Ford Indonesia di ford.co.id. Akan tetapi, sebelum kami sempat cek di bagian spesifikasi Everest, halaman muka Ford Indonesia mau menyampaikan sebuah pengumuman yang penting, dan jujur saja, kami kaget membacanya.

Apa yang tertulis di sana, intinya adalah soal rencana Ford Indonesia untuk mundur dari usahanya di Indonesia pada paruh kedua tahun 2016 ini.

Berarti kira - kira sampai Juni bakal masih beroperasi, tapi setelah itu mereka harus menggusur lapak sendiri, entah apa langkah mereka ke depannya.

Berikut ini adalah pernyataan resmi Ford yang kami kutip dari situs resminya :

Ford Indonesia Mundur Dari Tanah Air Pada Tahun Ini!


Setelah kemarin Subaru mundur karena ketahuan mencurangi pajak, sekarang Ford yang mundur, tapi entah alasannya kenapa.

Mungkin karena penjualan yang sedang kurang baik. Meski demikian, seperti tertulis di atas, urusan perawatan kendaraan Ford yang sudah beredar akan dijaga sebaik mungkin.

Sayang sekali Ford harus mundur dari Indonesia setelah bertarung selama 10 tahun lebih di sini.




Ini Penyebab Penjualan Mobil Ford di Indonesia Terus Merosot Hingga Tutup


Menanggapi tutupnya Ford Motor Indonesia yang akhirnya menimbulkan kekecewaan banyak pihak, kami bertanya-tanya ada apa dengan Ford Motor Indonesia.

Karena berdasarkan sepengetahuan kami berdasarkan data Gaikindo, sepanjang 2015 silam Ford Motor Indonesia berhasil menjual mobil dengan volume yang cukup banyak.

Sepanjang 2015, Ford Motor Indonesia berhasil menjual mobil sebanyak 6.103 unit, dimana penjualan mobil mereka paling banyak disumbang oleh Ford Ecosport yang hampir terjual hingga setengah penjualan mobil Ford, kemudian disusul oleh Fiesta dan Ranger.

Angka tersebut memang terpangkas dari 11.614 unit di tahun 2014 silam dan Ford berhasil masuk ke dalam 10 besar brand mobil dengan penjualan terbanyak se-Indonesia pada saat itu.

Melihat angka penjualan yang hanya 6.103 unit, dari presentase penjualan tahun lalu memang menurun hampir 50%, tetapi memang di tahun 2015 penjualan mobil nasional dan penjualan mobil brand-brand lain juga ikut turun.

Contoh, penualan mobil sepanjang Januari hingga Agustus 2014 pabrikan besar mengalami penurunan volume penjualan besar-besaran, Toyota turun 21%, Daihatsu 11%, Suzuki 23% dan Mitsubishi juga turun hingga 18%. Pengecualian untuk Honda yang sedang panen besar dengan Honda HRV dan Mobilionya, Honda justru meningkat hingga 8%.

Angka 6.000 unit penjualan juga sebenarnya bukan angka yang buruk, karena masih banyak pabrikan lain yang penjualannya kurang dari angka tersebut.

Sebut saja Chevrolet, Kia, Hyundai, Tata, Peugeot dan merek-merek mobil premium, penjualannya tidak lebih banyak dari Ford dari segi kuantitas.

Sedangkan untuk Ford sendiri, alasan turunnya penjualan mobil mereka memang cukup bertubi-tubi.

Pertama, semenjak hadirnya Ford di Indonesia pada tahun 2002, Ford menjadikan Ford Ranger sebagai tulang punggung utama mereka diikuti oleh Ford Escape, sayangnya Escape tidak dilanjutkan oleh Ford di Indonesia karena takut bersaing dengan CRV dan X-Trail.

Kemudian di tahun 2012 penjualan Ford Ranger anjlok karena sulitnya pasokan unit yang disebabkan oleh banjir di Thailand, kemudian di tahun 2013 diberlakukan undang-undang minerba terbaru yang menurunkan penjualan mobil untuk tambang. Untungnya Ford masih selamat dikarenakan Ford Fiesta yang laris manis setelah mengalami facelift.

Di tahun 2014, Ford merasakan manisnya penjualan Ecosport yang saat itu hanya bersaing dengan Nissan Juke, tapi hal tersebut tidak berlangsung lama, karena di akhir tahun, Honda membawa Honda HR-V sebagai rival Ecosport berlogo Honda yang sebenarnya tidak lebih baik dari Ecosport dari segi value for money dan reliability, dan akhirnya penjualan Ecosport nyungsep.

Begitupula dengan Fiesta yang sudah dikenal sejak tahun 2010 silam mulai terasa tua dibandingkan dengan Toyota Yaris, Honda Jazz dan Mazda2 SkyActiv yang baru saja diluncurkan

Tahun 2015 akhir, Ford juga meluncurkan 3 buah model baru yaitu Ford Ranger Facelift, All New Ford Everest dan Ford Focus Facelit, three musketeer yang sangat membanggakan tersebut juga mengalami timing yang sangat sulit.

Mulai dari Ranger yang diluncurkan bersamaan dengan Triton dan Hilux, dan Ford Everest yang hanya bisa mencari celah inden sebelum Fortuner dan Pajero Sport diluncurkan.

Dan saat Fortuner diluncurkan, harga Ford Everest langsung terlihat kemalahan dan tidak menarik untuk dibeli jika dibandingkan dengan Fortuner atau Pajero Sport. Ford Focus? Jangankan promosi, untuk direview saja tidak ada unitnya!

Bergantungnya pasokan unit dari Thailand dikarenakan FMI tidak memiliki pabrik di Indonesia juga membuat Ford memberikan kesulitan, apalagi Ford selalu memberikan harga yang sangat kompetitif sehingga tidak banyak margin keuntungan yang bisa diambil.

Ditambah lagi, nilai tukar Rupiah yang anjlok dan rencana kenaikan pajak untuk barang impor di masa pemerintahan Jokowi yang sedang gencar mengurangi impor demi nilai tukar membuat Ford melihat tidak ada masa depan bagi produk mereka yang saat ini masih mengandalkan impor.

Melihat kompetisi yang semakin ketat dan R&D Ford yang semakin telat untuk menggarap pasar Indonesia, rasanya memang masuk akal untuk mengatakan bahwa penjualan Ford akan menjadi niche market yang tidak perlu berharap menjadi mobil massal.

Tetapi sampai menutup Ford Motor Indonesia, keputusan tersebut adalah keputusan yang amat mengecewakan karena kami sangat berharap Ford bisa terus bertahan melewati masa-masa sulit.

Kami akan mengenang Ford di Indonesia sebagai pabrikan mobil yang mengenalkan teknologi mobil yang bisa parkir sendiri, apa itu Hill Start Assist, apa itu Stability Control, apa itu dual clutch, apa itu mesin downsizing Turbo dan semua teknologi tersebut bisa kita dapatkan dengan harga yang terjangkau.

RIP Ford Motor Indonesia, pelopor standar baru teknologi mobil Indonesia.

Source : Ridwan Hanif




Penasaran Mobil Produksi Korea Utara Seperti Apa? Ini Dia Leopard

Penasaran Mobil Produksi Korea Utara Seperti Apa? Ini Dia Leopard

Semenanjung Korea bisa dibilang unik, didalamnya terdapat bangsa Korea yang tentu saja berbeda bila dibandingkan dengan bangsa Tiongkok dan bangsa Jepang.

Namun dalam semenanjung Korea ini terbagi menjadi 2 negara yang sangat berlawanan.

Di sisi selatan terdapat Korea Selatan dengan pemerintahan liberal yang menghasilkan industri maju seperti Hyundai, KIA, Samsung dan… you name it lah…

Namun di sisi lain Korea Utara terkenal dengan pemerintahan sosialis yang keras dengan kepemimpinan Kim Jong Un.

Seperti yang saya singgung, ini adalah pemerintahan sosialis yang tertutup, at least 90% berita tentang Korea Utara yang kita dengar hanya seputar Kim Jong Un.

Informasi tentang kondisi Korea Utara sangatlah minim ditambah lagi tidak sembarang orang bisa masuk ke negara ini.

Wisatawan Korea Utara dikontrol ketat, sekalipun boleh masuk maka mereka akan dibimbing oleh Tour yang telah diarahkan oleh negara dimana hanya boleh mengunjungi tempat yang dianggap “ terbaik ”.

Tentu saja itu tempat modern seperti Pyongyang dan kota besar lainnya, itupun dibimbing terus oleh pemandu lokal dan juga ada pengawalan ketat dari pemerintah.

Seorang turis seperti yang kita ulas dalam artikel ini bernama Eric Tseng, merekam beberapa video aktivitas di Korea Utara.

Mengetahui bahwa kunjungan tour akan memasuki sebuah dealer mobil buatan Korea Utara, Tseng mulai mengabadikan model - model mobil tersebut.

Uniknya tempat ini cukup ramai bagi sebuah dealer biasa, bahkan terekam ada konsumen yang antusias membeli mobil nasional ini, keganjilannya ini membuat Tseng sedikit curiga apakah suasana ini cuma settingan atau mereka benar - benar ingin membeli.

Oke, mari kita lihat baik - baik mobil yang ada di sini, mereka terpasang dengan logo yang agak asing bagi kita.

Selain itu mobil yang berada di showroom ini nampak seperti mobil Tiongkok era 2000’an.

Ada mobil dengan tampilan mirip Suzuki Katana dengan long wheel base, Toyota Corolla bermuka Subaru Legacy dan lucunya ada mobil komersial dengan bentuk Gran Max, yang membedakan hanya di bagian wajah.

Bahkan sempat ada Sorento-wannabe dan LDV Maxus disampingnya.

Korea Utara sepertinya punya produsen mobil sendiri, ” tulisnya dalam akun channel YouTube.

“ Saat tour terakhir kami di Korea Utara, kami sempat mengunjungi dealer ini di Pyongyang. Sulit membedakan apakah ini suasana dealer sebenarnya disini ataukah cuma setting-an. ”

Eric Tseng pun sempat merekam lalu lintas yang diatur oleh seorang polwan di sudut kota Pyongyang. Nampak di sudut kota ini terlihat rapi dan jalanan cukup lebar, bahkan tidak ada pengguna sepeda motor disini.

Bila anda sempat lihat rupanya ada juga mobil  -mobil buatan luar negeri seperti Toyota, VW dan uniknya sampai ada Hyundai.

Tapi tentu saja mobil yang dominan disinii justru yang tidak familiar bagi kita, mungkin itu produk dari merek Korea Utara atau produk Tiongkok

Setelah kami sempat selidik menyelidik di internet, rupanya mobil ini bernama Pyeonghwa Motors, ini adalah satu dari dua pabrikan otomotif nasional yang eksis di negara ini.

Pada akhirnya mereka berhenti memproduksi mobil pada tahun 2012, umur pabrikan ini hanya 12 tahun. Nampaknya sekarang mereka memilih mengimpor mobil dari Tiongkok.

Sebelum berkomentar, mari kita saksikan video yang direkam Eric Tseng di Korea Utara.




Source : Yudakusuma

Periksa Fluida Mobil Anda

Periksa Fluida Mobil Anda

Fluida kata kerennya, artinya cairan. Seperti manusia, mobilpun mempunyai komponen yang berupa cairan, seperti oli mesin, minyak rem, radiator coolant dan air accu.

Agar mobil tetap mempunyai performa prima, kita harus benar - benar memperhatikan serta memeriksa fluida mobil secara berkala.

Caranya tidak terlalu sulit, serta dapat dilakukan dimana saja dengan peralatan sederhana.

Pertama - tama yang harus dilakukan adalah mencari tempat yang rata, serta sebelumnya jalankan mobil beberapa saat agar tercapai kondisi kerja mobil, sehingga kekentalan dan suhu fluida mobil berada pada kondisi operasional.

Siapkan pula buku petunjuk dan peralatan standard yang biasanya disertakan oleh pembuatnya dalam setiap mobil. 


1. Memeriksa oli mesin

Oli mesin mempunyai dua fungsi pokok melumasi dan menjaga suhu mesin. Untuk memeriksanya cari dipstick/tangkai oli yang terletak di blok mesin. Tarik hingga terlepas seluruhnya, bersihkan oli di ujung tangkai, Di ujung bawah tangkai terdapat tanda dengan tulisan full dan low.

Kini maasukkan tangkai dan cabut kembali. Lihat oli yang menempel di ujung tangkai. Jika berada diatas batas low, berarti volume oli di dalam bak penampung masih cukup.

Tetapi jika berada dibawah tanda low, maka kita harus tambahkan oli hingga melampaui batas low, tetapi jangan sampai melampaui batas full, karena justru akan mengganggu kerja mesin.
Perhatikan juga warna oli. Oli yang berwarna kehitaman berarti harus segera diganti. 


2. Minyak rem.
Memeriksa rem sama halnya dengan memastikan keselamatan, karena tidak seperti mesin yang jika gagal bekerja artinya mobil tidak dapat berjalan, tetapi jika rem gagal bekerja berarti mobil tidak dapat berhenti.

Memeriksa minyak rem sangat mudah karena biasanya letak penampung minyak rem ada ditempat yang mudah dijangkau. Jika tidak terjadi kebocoran, maka minyak rem tidak terlalu banyak berkurang.

Pastikan minyak rem yang ada dalam penampung berada diatas tanda low. 


3. Radiator coolant.
Radiator adalah komponen yang bertugas untuk menjaga suhu mesin tetap pada suhu kerja. Isinya air yang dicampur dengan bahan additive sehingga titik didihnya lebih tinggi dari titik didih air, dan titik bekunya lebih rendah dari titik beku air.

Untuk memeriksanya cukup dilihat pada bak penampung yang biasanya diletakkan tidak jauh dari radiator. Periksa dan jaga agar cairan di dalamnya berada diantara tanda batas atas dan batas bawah.

Bagi radiator yang tidak dilengkapi dengan bak penampung, pemeriksaan dilakukan dengan membuka tutup radiator. Membuka tutup radiator harus dilakukan saat mesin dingin, untuk menghindari semburan air panas. 


4. Air accu
Pada tubuh accu biasanya terdapat tanda upper dan lower. Jaga agar cairan di dalamnya selalu berada diantara kedua batas. Jika batas upper dan lower tidak terbaca, buka tutup sel accu dan pastikan lempeng - lempeng logam di dalamnya terendam.

Mengemudi Malam Hari

Mengemudi Malam Hari

Mengemudi pada malam hari bagi sebagian orang mungkin merupakan pilihan karena selain terbebas dari terik dan silaunya matahari, pada malam hari biasanya ragam kendaraan yang lewatpun tidak sebanyak pada siang hari.

Aktivitas keseharian seperti kegiatan pasarpun sudah banyak berkurang sehingga perjalanan relative lebih lancar.

Tetapi sesungguhnya, walau terbebas dari beberapa kendala, perjalanan malam hari juga mempunyai kendala lain yang spesifik.

Statistik menunjukkan bahwa kecelakaan yang terjadi pada malam hari tiga kali lipat kecelakaan pada siang hari.

Pada malam hari, pandangan sangat terbatas. Warna dan kekontrasan sangat jauh berkurang sehingga kita kehilangan persepsi kedalaman dimensi dan lingkungan.

Untuk itu sebaiknya kita lebih berhati - hati saat berkendara pada malam hari.

Pergunakan lampu secara sopan, nyalakan lampu senja satu jam sebelum hari benar - benar gelap agar pengemudi lain dapat dengan mudah mengenali kendaraan anda.

Tahan diri anda untuk tidak membalas kendaraan dari arah depan yang menggunakan lampu jauh dengan menyalakan lampu jauh juga.

Hal ini hanya akan mengakibatkan anda dan pengemudi dari arah depan sama - sama kehilangan kemampuan pandang karena silau.

SILAU COY

Dalam suasana berkabut, gunakan lampu kabut dan jangan sekali - kali menggunakan lampu jauh, karena kabut akan memantulkan sinar lampu dan membuat anda silau karenanya.

Usahakan agar pengemudi lain mudah mengenali kendaraan anda dengan memastikan bahwa semua lampu berfungsi sebagaimana mestinya.

Jika terpaksa harus berhenti karena sesuatu hal, cari jalan yang lurus dan usahakan agar benar - benar keluar dari jalan.

Jika memungkinkan cari sesuatu yang membuat anda terlindung dari arah belakang misalnya tiang atau pohon.

Nyalakan lampu hazard dan pasang segi tiga pengaman yang biasanya merupakan perlengkapan standar kendaraan.

Saat berpapasan, jangan menatap langsung lampu kendaraan dari arah depan. Lihat tepian jalan sebelah kiri dan jika ada, ikuti garis putih yang biasanya ada di tepian jalan.

Pantulan lampu kendaraan dari arah belakang pada kaca spion tengah biasanya membuat kita silau. Gunakan spion “ Day-Night ” ( jika kendaraan anda dilengkapi spion model ini ) untuk menghindari silau yang disebabkan pantulan lampu dari kendaraan di belakang anda.

Jika kendaraan anda tidak dilengkapi spion “ Day-Night ” atur kedudukan spion agar pantulan lampu dari arah belakang tidak langsung mengenai mata anda.

Hindari penggunaan lampu kabin saat anda mengemudi, karena akan mengurangi kepekaan pandangan anda keluar kendaraan.

Jaga kebersihan kaca jendela, kaca depan dan kaca lampu - lampu anda, karena partikel - partikel kecil yang menempel pada kaca dapat menimbulkan bias - bias cahaya yang mengganggu pandangan keluar kendaraan.

Waspada saat menjelang tikungan, perempatan atau tanjakan. Perhatikan berkas - berkas cahaya yang dapat mengindikasikan adanya kendaraan lain dari arah depan.

Jaga jarak kendaraan anda, agar anda mempunyai cukup kesempatan mengambil sikap jika terjadi hal - hal yang membahayakan.